Skip to main content

Sinode GMMI

Sinode GMMI

Gereja Musafir Masehi Indonesia

Sinode GMMI

Gereja Masehi Musafir Indonesia

Sinode GMMI

Gereja Masehi Musafir Indonesia

Berita

Pemimpin Yang Rendah Hati Itu Telah Pergi

Mazmur 116:15 “Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya”

Lewa Tidahu Kabar duka menyelimuti keluarga besar Sinode Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI). Wakil Ketua Sinode GMMI, Pdt. Lodywick Rihi, S.Th, berpulang ke rumah Bapa di Sorga pada Minggu pagi tanggal 5 Juli 2026 saat menjalankan tugas pelayanan di Kabupaten Sumba Timur.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Lewa Tidahu setelah mengalami kondisi darurat kesehatan saat akan mengikuti rangkaian kegiatan Musyawarah Pelayan (MUPEL GMMI), peresmian gereja, dan perayaan hari ulang tahun GMMI Jemaat Yeruhali, Desa Lai Hau, Kecamatan Lewa Tidahu. Sebelum kejadian tersebut, almarhum diketahui tidak memiliki keluhan sakit dan mengikuti seluruh perjalanan pelayanan dengan penuh semangat.

Foto bersama keluarga dan jemaat GMMI di Gereja Yeruhali

Lahir di Kupang pada 10 Juni 1968, Pdt. Lodywick Rihi dikenal sebagai hamba Tuhan yang rendah hati, setia, dan memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan. Perjalanan pelayanannya dimulai sebagai vikaris di GMMI Ayalon Oelii, kemudian dipercaya memimpin sejumlah jemaat, merintis pelayanan baru, serta mengemban berbagai tanggung jawab di tingkat sinodal. Sejak tahun 2023 hingga akhir hayatnya, beliau melayani sebagai Wakil Ketua Sinode GMMI dan juga sebagai Ketua Majelis Jemaat GMMI Kapernaum Tenau Kupang.

Selain aktif dalam kepemimpinan Sinode GMMI, almarhum juga terlibat dalam pelayanan lintas gereja sebagai Anggota Komisi Pelayanan Masyarakat dan Misi PGLII Wilayah Nusa Tenggara Timur serta Penata Program LEAD Home of Disciples, kemitraan Sinode GMMI dengan Global Disciples Indonesia.

Almarhum meninggalkan tujuh orang anak, seorang menantu, lima cucu, serta keluarga besar yang mengenang keteladanan hidup, kesetiaan iman, dan pengabdiannya bagi gereja. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi Sinode GMMI dan seluruh jemaat yang pernah dilayaninya. Warisan pelayanan, kerendahan hati, dan semangat misi yang ditinggalkan diharapkan terus menginspirasi generasi penerus dalam melayani Tuhan dan sesama.

Keberangkatan Jenasah Pdt. Lodywick ke Waingapu kemudian menuju Kota Kupang

Ketua Sinode GMMI Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th.,  mengatakan kepergian Pdt. Lodywick Rihi merupakan duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Sinode GMMI. Menurutnya, almarhum bukan hanya seorang rekan pelayanan, tetapi juga salah satu pemimpin terbaik yang telah memberikan dedikasi luar biasa bagi pertumbuhan gereja.

Kata Hati Ketua Sinode GMMI Pdt. Gatsper A. Hawu Lado, M.Th.

“Kami sangat kehilangan sosok Pdt. Lodywick Rihi. Beliau adalah salah satu pemimpin tertinggi di Sinode GMMI yang memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas yang sangat baik dalam menjalankan tugas pelayanan. Selama mendampingi saya sebagai Wakil Ketua Sinode, beliau dikenal sebagai pribadi yang cepat tanggap dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan, mampu membangun komunikasi yang baik, serta dapat bekerja sama dengan seluruh jajaran Majelis Sinode GMMI. Secara pribadi, saya sangat merasakan dukungan dan kemitraan yang tulus dari beliau dalam memimpin Sinode GMMI. Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam, namun kami percaya seluruh karya dan keteladanannya akan terus menjadi warisan iman bagi gereja. Atas nama Sinode GMMI, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberikan kekuatan, penghiburan, dan damai sejahtera bagi mereka,” ujar Pdt. Gatsper A. Hawu Lado.

df_dep_pelita

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.

Sinode GMMI