Skip to main content

Sinode GMMI

Sinode GMMI

Gereja Musafir Masehi Indonesia

Sinode GMMI

Gereja Masehi Musafir Indonesia

Sinode GMMI

Gereja Masehi Musafir Indonesia

Berita

Pdt. Johanis Khrist Hae Resmi Pimpin Jemaat Kapernaum Tenau

KUPANG – Gereja Masehi Musafir Indonesia (GMMI) Jemaat Kapernaum Tenau mencatat momentum penting dalam perjalanan pelayanannya. Pada Minggu, 9 Agustus 2026, jemaat melaksanakan serah terima Ketua Majelis Jemaat (KMJ) yang baru, Pdt. Johanis Khrist Hae, S.Th., M.Pd., D.Miss., yang menggantikan almarhum Pdt. Lodywick Rihi, S.Th.

Pdt. Johanis Khrist Hae dan Pdt. Asti Neno

Sebelumnya, Pdt. Johanis Khrist Hae melayani sebagai KMJ di Pos PI Oikumene Manulai II. Penetapan dirinya sebagai KMJ Jemaat Kapernaum Tenau ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Majelis Sinode GMMI Nomor 038/MS-GMMI/SK/VIII/2026 tentang Mutasi Pelayan GMMI Periode 2026–2028, tertanggal 9 Agustus 2026. SK tersebut dibacakan oleh Ketua Klasis Kupang Kota, Pdt. Jedit Jakob Tamelan, S.Th.

Berdasarkan keputusan tersebut, Pdt. Johanis Khrist Hae menjalankan tugas sebagai KMJ Jemaat Kapernaum Tenau untuk masa jabatan dua tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan. Serah terima berlangsung dalam suasana penuh hikmat dan disaksikan oleh seluruh jemaat bersama para presbiter, yakni penatua dan diaken. Saat ini, GMMI Jemaat Kapernaum Tenau memiliki 33 kepala keluarga dengan jumlah 131 jiwa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Klasis Kupang Kota juga membacakan SK Majelis Sinode GMMI Nomor 039/MS-GMMI/SK/VIII/2026 tertanggal 9 Agustus 2026 tentang Penanggung Jawab Kemitraan Pusat Pengembangan Anak (PPA) IO-630 atau PPA Grace Jemaat Kapernaum. Melalui keputusan tersebut, Pdt. Asti Neno, S.Th., ditetapkan sebagai penanggung jawab kemitraan PPA Grace, yang saat ini melayani 310 anak.

Pembacaan SK oleh Pdt. Jedit Jakob Tamelan, S.Th.

Mewakili pimpinan Sinode GMMI, Pdt. Jedit Jakob Tamelan, S.Th., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam pelayanan. Menurutnya, kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun iman dan kehidupan rohani jemaat, sebab kepemimpinan gereja bukanlah kepemimpinan individual, melainkan kepemimpinan yang berakar pada Kristus.

Bergambar bersama jemaat dan para presbiter

Ia juga menegaskan bahwa sebagai gereja yang bermitra dengan PPA Yayasan Compassion Indonesia, seluruh unsur pelayanan memiliki tanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan anak secara menyeluruh, baik secara fisik, mental, sosial maupun rohani berdasarkan nilai-nilai Kristiani.

Bergambar bersama jemaat dan para presbiter

“Sebagai gereja yang mempunyai kemitraan dengan PPA Yayasan Compassion Indonesia, kita semua mempunyai tanggung jawab untuk membina pertumbuhan anak secara fisik, mental, sosial, dan rohani berdasarkan nilai-nilai Kristiani. Untuk itu, teruslah melayani dengan hati yang penuh kasih dan ketekunan, dan biarlah Kristus menjadi fondasi dan pusat dari segala pelayanan kita,” ujarnya.

Jabat tangan usai pembacaan SK

Serah terima kepemimpinan tersebut menjadi bagian penting bagi keberlanjutan pelayanan GMMI Jemaat Kapernaum Tenau. Dengan kepemimpinan yang baru serta semangat kolaborasi seluruh jemaat dan pelayan, pelayanan di tengah jemaat maupun pengembangan anak melalui PPA Grace diharapkan terus bertumbuh dan berpusat pada Kristus.

df_dep_pelita

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.